
Tentang Siwak
Siwak adalah tongkat kayu yang digunakan untuk menggosok gigi sejak berabad-abad lalu sebelum adanya sikat gigi sebagaimana yang kita kenal sekarang ini. Siwak umum digunakan di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara.
Dikatakan, siwak adalah rahasia terbaik dari kehidupan dimasa lampau. Karena setelah banyak penelitian tentang siwak yang dilakukan pada abad modern ini, terkuak ada banyak sekali keajaiban di balik sunnah Nabi tersebut.
Pohon Siwak
Bersiwak adalah Sunnah Nabi
Sejalan dengan rekomendasi dari WHO, ternyata bersiwak telah dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Bersiwak adalah pekerjaan yang mudah dilakukan, namun memiliki banyak sekali faedah, baik bagi masalah keduniaan yaitu kesehatan mulut maupun faedah akherat seperti yang banyak di riwayatkan dalam sunnah Nabi.
Nabi bersabda "Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat" (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
"Siwak merupakan kebersihan bagi mulut sekaligus keridhaan bagi Rabb" (Riwayat Ahmad)
Karena keutamaannya itulah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam begitu bersemangat melakukannya dan sangat menganjurkan umat islam untuk bersiwak.
Ternyata sikat gigi kita banyak bakterinya! Ha?! Koq bisaa...?! Ya, karena kondisi sikat gigi yang selalu lembab, terutama yang terlalu lama dipakai dan tidak terawat. Bakteri juga mudah berpindah dari sikat gigi ke dalam tubuh manusia dan kemudian dapat menimbulkan penyakit.
*baca bakteri-bakteri yang ada di sikat gigi.
Dalam penelitian terbaru menyatakan bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plak, mencegah gigi berlubang dan merawat gusi. Pemakaian siwak juga lebih sehat karena setiap selesai menggosok gigi, ujung siwak selalu di potong, sehingga serat siwak yang digunakan untuk gosok gigi selalu baru dan bebas bakteri.
*unsur mineral didalam kayu siwak yang menyehatkan.
Ada lima kondisi yang disunnahkan untuk bersiwak adalah :
1. Sebelum berwudlu
2. Hendak menjalankan sholat
3. Ketika hendak membaca Al Quran
4. Ketika bangun tidur
5. Ketika kondisi mulut berubah
fdsfsadfsd
Nabi bersabda "Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat" (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
"Siwak merupakan kebersihan bagi mulut sekaligus keridhaan bagi Rabb" (Riwayat Ahmad)
Karena keutamaannya itulah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam begitu bersemangat melakukannya dan sangat menganjurkan umat islam untuk bersiwak.
Bersiwak vs Sikat Gigi
Ternyata sikat gigi kita banyak bakterinya! Ha?! Koq bisaa...?! Ya, karena kondisi sikat gigi yang selalu lembab, terutama yang terlalu lama dipakai dan tidak terawat. Bakteri juga mudah berpindah dari sikat gigi ke dalam tubuh manusia dan kemudian dapat menimbulkan penyakit.
*baca bakteri-bakteri yang ada di sikat gigi.
Dalam penelitian terbaru menyatakan bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plak, mencegah gigi berlubang dan merawat gusi. Pemakaian siwak juga lebih sehat karena setiap selesai menggosok gigi, ujung siwak selalu di potong, sehingga serat siwak yang digunakan untuk gosok gigi selalu baru dan bebas bakteri.
*unsur mineral didalam kayu siwak yang menyehatkan.
Waktu yang Dianjurkan Untuk Bersiwak
Ada lima kondisi yang disunnahkan untuk bersiwak adalah :
1. Sebelum berwudlu
2. Hendak menjalankan sholat
3. Ketika hendak membaca Al Quran
4. Ketika bangun tidur
5. Ketika kondisi mulut berubah
Cara Bersiwak
fdsfsadfsd

Tidak ada komentar:
Posting Komentar